Adi's Blog

Jangan Salahkan Saya Jika Ilmu Anda Bertambah …

Era Baru Komputer

Beberapa tahun lagi, komputer era baru akan muncul, mulai dari UEFI yang akan menggantikan BIOS, SSD yang akan menggantikan HDD, DDR4 yang akan menggantikan DDR3, USB 3.0 yang juga akan menggantikan USB 2.0, PCI Express 3.0 yang tentu akan menggantikan PCI Express 2.1, Bluetooth 4.0, sampai dengan VGA dengan dual GPU

UEFI

uefi

BIOS yang ada sekarang tidak mendukung booting melalui GPT. Untuk dapat melakukan booting melalui GPT, Anda membutuhkan sang pengganti BIOS, UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Sayangnya, pergantian dari BIOS ke UEFI belum tentu bisa langsung Anda flash begitu saja. Hal ini dikarenakan bahasa pemrograman BIOS dan UEFI berbeda. Penanganan terhadap peripheral pun juga pasti akan berbeda.

Siap-siap ucapkan selamat tinggal pada BIOS (Basic Input/Output System) dan kini sambutlah sang calon penggantinya, UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Teknologi baru inilah yang digadang-gadang bakal mengurangi waktu booting sebuah komputer secara drastis.

Kabarnya, UEFI akan ditanamkan pada komputer generasi terbaru. Dengan teknologi ini, komputer bisa menyala hanya dalam hitungan detik. Usut punya usut, UEFI rupanya merupakan software yang dikembangkan dari BIOS juga.

Kelebihan UEFI dibanding BIOS adalah pada saat booting, jika BIOS membutuhkan waktu sekitar 25 – 30 detik, UEFI hanya membutuhkan beberapa detik saja. Para ahli memprediksi, UEFI akan mulai meramaikan pasar komputer tahun depan. Ya, tak heran jika para ahli memperkirakan UEFI akan sangat diminati. Pasalnya, banyak vendor komputer yang bekerja keras memangkas waktu booting pada komputer mereka. Salah satunya Google, OS Chrome yang segera meluncur dikabarkan akan membuat komputer bisa menyala dalam waktu singkat.

SSD

Solid-State Drive (SSD) adalah media penyimpanan data yang menggunakan non volatile memory sebagai media dan tidak menggunakan cakram magnetis seperti hard-disk konvensional. Berbeda dengan volatile memory (misanya Random Access Memory), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik tidak ada.

Dari sisi sifatnya, SSD dapat digolongkan menjadi dua, yaitu berbasis flash dan berbasis DRAM (Dynamic Random Access Memory).

Di pasaran saat ini banyak kita temui teknologi SSD berbasis flash, misalnya Flash Disk, Secure Digital (SD Card), Micro SD Card, Multi Media Card (MMC) dan Compact Flash (CF). Sementara SSD dengan ukuran fisik sebesar hard-disk konvensional, yaitu ukuran 1,8 inci dan 2,5 inci dengan kapasitas hingga diatas 128 GB, sejak tahun 2008 sudah mulai populer di pasaran seiring dengan harganya yang makin terjangkau.

SSD berbasis DRAM dengan teknologi ini memiliki kecepatan akses data yang sangat tinggi (umumnya kurang dari 1 mili detik). Perangkat ini biasanya dilengkapi dengan baterai internal dan sistem penyimpanan data cadangan untuk memastikan tetap adanya data dalam SSD saat komputer dimatikan atau mati mendadak. Dalam kondisi ini, baterai dalam SSD akan memasok daya bagi rangkaian sel untuk menyalin semua informasi dari DRAM ke perangkat penyimpanan cadangan. Saat komputer dinyalakan lagi, semua informasi ini akan dikembalikan lagi ke DRAM.

Ada banyak kelebihan Solid State Drive jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional, diantaranya adalah:

  • Waktu mulai bekerja (start-up) yang lebih cepat. Hal ini berdampak pada akses data yang lebih tinggi, keterlambatan/ penundaan membaca data (latency) yang lebih rendah dan waktu pencarian data (seek time) yang jauh lebih cepat.
  • Tidak memiliki bising/ dengung (noise) mengingat tidak adanya komponen yang bergerak.
  • Lebih hemat daya listrik, meskipun untuk SSD berbasis DRAM masih diperlukan catu daya yang cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional masih jauh lebih hemat energi.
  • Lebih kebal terhadap guncangan, getaran, dan temperatur yang tinggi.
  • Dengan kapasitas penyimpanan yang sama, SSD memiliki bobot yang lebih ringan dan ukuran fisik yang lebih ramping jika dibandingkan dengan hard-disk biasa (khususnya saat ini hingga ukuran penyimpanan 256 GB) sehingga lebih portable untuk notebook dan mobile external storage.
  • Karena dapat menyimpan data meskipun catu daya tidak ada, kelak teknologi SSD ini jika digabungkan dengan teknologi Memristor (Memory Transistor) membuka kemungkinan tercapainya pembuatan sebuah komputer yang dapat dihidup-matikan layaknya sebuah televisi, sehingga istilah start-up, shut down, hang, blue screen dan sejenisnya hanya menjadi catatan sejarah untuk anak cucu kita.

DDR4 SDRAM

Dalam dunia komputasi DDR4 SDRAM atau Double Data Rate Versi ke 4 Synchronous Dynamic Random Access Memory adalah random access memory interface teknologi yang digunakan untuk penyimpanan bandwidth tinggi dari data kerja sebuah komputer atau elektronik digital perangkat.  DDR4 adalah bagian dari keluarga SDRAM teknologi dan merupakan salah satu dari banyak DRAM (dynamic random access memory) implementasi.

DDR4 SDRAM akan menjadi penerus SDRAM DDR3 .Hal itu diungkapkan di Intel Developer Forum di San Francisco , 2008, bahwa saat ini dalam tahap desain dan memiliki tanggal rilis yang diharapkan dari 2012.

Diharapkan standar DDR4 ini dapat diaplikasikan secepat mungkin karena kebutuhan bandwith yang semakin meningkat. Produksi chip memory untuk DDR4 akan berbasis 32 nm atau 36 nm. Proses sampling akan dimulai pada awal 2011, dengan ekspetasi agar para produsen mulai memproduksi platform dan memory controller yang cocok. Produksi massal diharapkan akan mulai pada 2015.

USB 3.0

Pada saat pertama kali keluar, USB  hanya memiliki bandwidth sebesar  1,5 dan 12 Mbps. Bandwidth sebesar itu sudah mencukupi untuk kapasitas flash disk yang masih sebesar 8 MB. Namun, kapasitas  storage semakin membesar tiap tahunnya sehingga USB 1.0 maupun 1.1 tidak lagi mencukupi kebutuhan transfer data secara cepat. Didasari hal itu, USB berevolusi menjadi USB 2.0 yang memiliki bandwidth 480 Mbps. Saat ini, hampir seluruh perangkat yang beredar sudah meng­implementasikan interface USB 2.0. Pada 17 November 2008, USB Implementers Forum mengumumkan penerus dari USB 2.0, yaitu USB 3.0.

Namun, baru pada Januari 2010 USB 3.0 resmi diluncurkan. USB 3.0 ini ditawarkan dengan bandwidth sebesar 5 Gbps sehingga Anda tidak perlu menunggu lama ketika memindahkan data berukuran besar. Hal ini karena, bandwidth yang ditawarkan jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya. USB 3.0 tidak hanya menawarkan perbaikan dalam sisi kecepatan, tetapi juga perbaikan serta pengoptimalan manajemen daya. Port yang digunakan USB 3.0 menyerupai port USB 2.0 sehingga Anda tetap dapat menggunakan perangkat dengan interface USB 3.0 pada PC maupun Notebook yang  hanya memiliki  port USB 2.0. Konfigurasi seperti ini memiliki kekurangan dalam sisi kecepatan karena hanya berjalan dengan kecepatan USB 2.0 saja.

PCI Express 3.0

PCI-SIG baru-baru ini mengumumkan spesifikasi teknologi PCI Express 3.0. PCI-SIG adalah organisasi yang ada di belakang teknologi PCI Express selama ini.

Arsitektur PCI Express 3.0 menggunakan skema encoding 128b/130b. Selain itu, teknologi ini memiliki data rate sebesar 8 gigatransfers per detik (GT/s). Data rate tersebut dua kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan teknologi PCI Express 2.0.

Nantinya, teknologi PCI Express 3.0 akan memiliki kemampuan backward compatibility. Jadi, bagi Anda yang masih menggunakan komponen dengan teknologi PCI Express 2.0 tidak perlu khawatir. Anda masih bisa menggunakan komponen tersebut di teknologi PCI Express 3.0.

Spesifikasi PCI Express 3.0 telah meningkat hingga 8 GT/s. Berdasarkan ekspansi data rate ini, PCI-SIG mengklaim kalau teknologi tersebut mampu mencapai bandwidht 1 gigabyte per deti (GB/s) di satu arah di atas konfigurasi single-lane (x1). Jika, pengguna nantinya menggunakan konfigurasi sixteen-lane (x16) maka pengguna diklaim mampu mendapat bandwidht hingga 32 GB/s.

Tanggal pengumuman spesifikasi PCI Express 3.0 sebenarnya telah mengalami kemunduran beberapa kali. Di bulan Agustus 2007 lalu, PCI-SIG sebenarnya telah mengumumkan teknologi ini. Di waktu itu, mereka membocorkan kalau teknologi ini akan memberika data rate hingga 8 gigatransfers per detik. Pada waktu tersebut juga, mereka berencana untuk mengumumkan spesifikasi teknologi ini di 2011. Ternyata, waktu pengumuman teknologi ini maju lebih cepat dari yang direncanakan.

Bluetooth 4.0

Bluetooth Special Interest Group (SIG) dilaporkan telah menyiapkan spesifikasi perangkat nirkabel versi 4.0 yang akan dipasang pada berbagai perangkat di akhir tahun ini. Spesifikasi baru ini akan membuat Bluetooth bisa digunakan dalam berbagai gadget lain seperti jam, pedometer, dan perangkat berdaya rendah lain yang memakai baterai kecil.

Versi 4.0 ini disebut merupakan kombinasi dari Bluetooth 3.0 dengan kecepatan transfer tinggi ditambah kemampuan untuk mengirimkan data kecil dalam jarak pendek. Kecepatan transfer maksimum antarperangkat Bluetooth ini masih berkisar pada 24Mb/s. Konsumsi daya baterai yang digunakan mirip dengan pada versi 3.0, namun kemampuannya untuk dipakai di berbagai perangkat yang lebih kecil akan menjadi keunggulan penting dibanding teknologi transfer data sejenis.

SIG juga berharap agar konsumsi daya yang rendah ini akan menjadi fitur unggulan pada versi yang ke 4.0 sebagaimana pada versi sebelumnya, versi 3.0 memiliki data transfer rate yang sangat tinggi dengan adanya standard +HS. Bluetooth 3.0 +HS di adopsi pada April, 2009 yang lalu, menawarkan kecepatan data transfer secara teoritis hingga 24 Mbit/s dengan memanfaatkan 802.11 link namun sayang nya teknologi standard device ini tidak banyak dinikmati oleh para pengembang.

Sebagai langkah akhir dari SIG, para anggota Bluetooth SIG yang mengikuti Bluetooth SIG Qualification Program sudah dapat memberi masukan dan memenuhi kualifikasi produk dengan spesifikasi yang baru dimana mereka dapat melakukan interoperability testing dengan menggunakan spesifikasi baru ini pada SIG 37th testing event, UnPlugFest (UPF) 37, yang akan diadakan pada 4-8 Oktober, 2010, di Barcelona.

Graphics Card dengan Dual GPU

Salah satu teknologi tercanggih saat ini bocor di internet, ya VGA Card dengan Dual Prosesor. Teknologi ini sedang dikembang kan oleh Nvidia. Graphics card ini menggunakan dua buah chip NVIDIA GF110. GF110 adalah chip graphics card yang digunakan oleh NVIDIA GTX 580. Jika melihat gambar di atas, tampaknya daya graphics card ini akan dipasok melalui dua buah konektor power 8-pin. Selain itu, graphics card ini kemungkinan akan memiliki tiga buah konektor display DVI. Apakah ini berarti 3DVision Surround dapat diaktifkan hanya menggunakan sebuah graphics card? Anda juga dapat melihat sebuah konektor SLI yang dapat digunakan untuk konfigurasi 2-way SLI

Spesifikasi NVIDIA GTX 580

NVIDIA GTX 580
Codename GF110
Core Clock 772 MHz
Stream Processors (CUDA Core) 512
Shader Clock 1544 MHz
Texture Units 64
ROPs 48
Memory Type GDDR5
Memory Size 1536 MB
Memory Clock (effective) 4008 MHz
Memory Interface 384-bit

Jika benar graphics card NVIDIA tersebut menggunakan dua buah chip GF110, kemungkinan graphics card ini akan memiliki spesifikasi dua kali lipat NVIDIA GTX 580

sumber : google

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: