Adi's Blog

Jangan Salahkan Saya Jika Ilmu Anda Bertambah …

10 Kesalahan Mematikan Pada Blog

(Oleh Carol Tice untuk Enterpreneur.com)
Dalam pekerjaan untuk membantu bisnis kecil memperbaiki blog mereka, saya menemukan beberapa kesalahan yg sama yang dapat membunuh blog – membuat kabur pengunjung dan membuat mereka tidak ingin kembali lagi.

Perbaiki 10 masalah ini, maka blog bisnis Anda akan mulai mendapat perhatian dan menarik klien baru.
Inilah 10 kesalahan terbesar dalam blogging, dan bagaimana memperbaikinya:

1. Headlines yang lemah.

Di Internet, jika headline Anda tidak menarik bagi saya, maka saya tidak akan mengklik dan saya tidak akan menjadi pelanggan Anda. Jika Anda tidak mau melakukan yang lain, paling sedikit pelajarilah apa yang membuat headline akan memaksa pengunjung untuk masuk. Headline yang menanyakan sebuah pertanyaan dapat menjadi sangat menarik. Posting yang berbasiskan daftar (seperti tulisan ini yg mendaftarkan 10 hal) juga menarik. Headline harus punya paling sedikit satu kata kunci (key word) yang berhubungan dengan topik atau tema blog Anda.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai psikologi yang membuat orang mengklik headline, bacalah laporan Psychotactics, “Why Do Some Headlines Fail?” (PDF)

2. Paragraf pembuka yang lemah.

Posting Anda seharusnya tidak mengambil 5 paragraf untuk menjelaskan poin utama Anda. Paragraf pertama seharusnya sudah mencakup semua kata kunci untuk SEO (search engine optimization), dan menyentuh semua hal yang akan dicakup dalam pembahasan.

3. Tidak ada alat sharing ke media sosial.

Banyak blog bisnis tidak memberikan alat yang mudah dipakai oleh pengunjung untuk sharing, misalnya ke Facebook, Twitter, Blogger, dll. Paling sedikit Anda bisa menginstal tombol Tweetmeme atau plug-in seperti Sexy Bookmarks yang menyajikan hampir semua opsi untuk sharing ke media-media sosial: Facebook, Twitter, LinkedIn, Reddit, StumbleUpon, Digg, dll.

4. Tanpa gambar / foto.

Anda akan terkejut pada kenyataan bahwa pengunjung akan sangat tertarik jika ada gambar/foto di posting Anda. Ini akan membuat blog Anda kelihatan lebih profesional. Anda dapat mencari free image di beberapa situs seperti Flickr atau stock.xchng.

5. Tidak scannable.

Kebanyakan orang tidak membaca online, melainkan mereka scanning. Jika posting Anda susah di scan dengan paling sedikit satu heading berhuruf tebal (bold), maka pembaca akan pergi. Blog yang bagus punya satu atau lebih sub-heading atau daftar dengan huruf tebal seperti dalam tulisan ini.

6. Paragraf dan kalimat terlalu panjang.

Orang membaca di Internet memakai cara berbeda dibandingkan dengan membaca tulisan cetakan. Mereka pada umumnya mencari tulisan pendek ketika mereka online. JIka paragraf Anda terlalu panjang, itu sebuah kerugian. Hal yang sama berlaku bagi kalimat yang panjang dan kompleks. Pecah menjadi beberapa paragraf — dua kalimat dalam satu paragraf sangat bagus untuk tulisan online — dan juga memecah kalimat-kalimat yang rumit ke dalam dua atau tiga kalimat.

7. Posting terlalu panjang.

Posting yang terdiri dari 1000 kata atau lebih bisa berhasil pada beberapa situs seperti Copyblogger, tapi untuk tipikal bisnis kecil, posting yang lebih pendek adalah yang terbaik. Jika Anda punya banyak hal untuk disampaikan, pecah topik Anda ke dalam beberapa posting, dengan cara membuat serial di blog Anda. Ini akan membantu juga untuk membuat pengunjung berlangganan (misal via RSS/email, menjadi fan FB page Anda, menjadi teman di Blog Anda, atau Anda bisa juga memasang form untuk sign-up.) Jadikan jumlah 400-500 kata sebagai patokan bagi satu posting di blog Anda.

8. Posting yang keluar topik.

Buatlah satu poin yang terfokus, titik. Jika Anda keluar dari garis lurus pembahasan, maka ini akan membingungkan pembaca. Jika Anda ingin membahas topik lain yang berhubungan, buatlah posting lain, lalu cantumkan link-nya sebagai “related post” (ini disebut follow-up post).

9. Nada pembicaraan terlalu formal.

Saya telah melihat banyak pemilik bisnis yang menandai posting mereka dengan nama dan alamat! Sebuah blog bukanlah surat yang akan diposkan. Jangan memakai signature yang terlalu formal, hidupkan pencantuman nama penulis dengan sebuah link ke situs pribadi Anda. Juga, jangan memakai jargon tidak penting yang dapat mengasingkan beberapa kelompok pembaca baru (seperti terkait SARA, pandangan hidup pribadi dan semacamnya). Tuliskan dengan cara seperti Anda sedang berbicara dari hati ke hati kepada seseorang.

10. Link yang kosong atau mati.

Blogger newbie sering memakai link dalam bentuk langsung seperti ini: http://www.mywebsite.com. Ini cara yang tidak benar, menunjukkan Anda seorang amatiran. Hidupkan link dengan memakai embedded-link, yaitu link yang diterapkan di atas kata atau kalimat pendek. Kemudian, jangan lupa untuk mengecek apakah semua link masih aktif. Pembaca sangat tidak ingin mengklik sebuah link yang ternyata kosong atau mati (dead link).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: